Ajibarang, 19 Oktober 2026
Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) SMK Kabupaten Banyumas menyelenggarakan kegiatan pertemuan rutin dan Workshop PAI dengan mengusung tema “Penguatan Karakter Akhlakul Karimah Berbasis Profil Pelajar Pancasila untuk Menjawab Tantangan Etika Dunia Kerja/Vokasi.”
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi profesional guru PAI sekaligus memperkuat peran pendidikan agama dalam membentuk karakter peserta didik SMK yang berakhlak mulia, berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Acara diawali dengan pembinaan dari Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAIS) SMK Kabupaten Banyumas, Bapak H. Naufal Iskandar, S.H.I. Dalam pembinaannya, beliau memberikan arahan dan penguatan terkait pentingnya peran guru PAI dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, membangun karakter peserta didik, serta mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi.
Guru PAI diharapkan tidak hanya berfokus pada pencapaian kompetensi akademik, tetapi juga mampu menjadi teladan dalam menanamkan nilai kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, etos kerja, toleransi, dan sikap saling menghormati. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk memasuki dunia industri, dunia usaha, dan dunia kerja (IDUKA).
Kegiatan dilanjutkan dengan Workshop PAI yang dipandu oleh Pengawas PAI SMK, Bapak Dr. H. Dudiyono, S.Ag., M.Pd.I. Workshop ini berfokus pada penguatan wawasan dan kompetensi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai akhlakul karimah dengan Profil Pelajar Pancasila serta kebutuhan pembentukan karakter peserta didik di lingkungan pendidikan vokasi.
Melalui workshop tersebut, diharapkan para guru PAI mampu mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan aplikatif. Pendidikan Agama Islam diharapkan tidak hanya dipahami sebagai penyampaian pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana pembiasaan perilaku terpuji yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari, budaya sekolah, praktik kerja lapangan (PKL), hingga kehidupan profesional setelah lulus.
Tema yang diangkat menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan SMK tidak hanya diukur dari keterampilan teknis dan kompetensi kejuruan, tetapi juga dari karakter dan etika lulusan. Peserta didik yang memiliki keterampilan unggul perlu diimbangi dengan akhlak mulia, integritas, kemampuan bekerja sama, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Melalui kegiatan pertemuan rutin dan Workshop PAI ini, MGMP PAI SMK Kabupaten Banyumas diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antarguru, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan inovasi pendidikan yang mampu menjawab tantangan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja.(N_S)
Dengan semangat kolaborasi dan penguatan karakter, MGMP PAI SMK Kabupaten Banyumas berkomitmen mewujudkan generasi vokasi yang kompeten, berkarakter, berakhlakul karimah, dan siap bersaing di dunia kerja tanpa meninggalkan nilai-nilai keimanan dan ketakwaan.




